-->

Mengenal Apa itu CRM dan Contohnya

Apa itu CRM dan Contohnya

CRM sangat membantu perusahaan untuk memproses data dari para pelanggan. Dengan adanya CRM, perusahaan akan semakin efektif dan efisien untuk melakukan pekerjaannya. 

CRM merupakan singkatan dari Customer Relationship Management. Bagaimana penerapan dan perkembangan CRM dalam perusahaan? Ketahui apa itu CRM dan contohnya pada artikel berikut ini.

Apa itu CRM?


CRM merupakan cara dari perusahaan untuk mengumpulkan data dari para pelanggan. Customer Relationship Management dalam Bahasa Indonesia yang berarti “pengelolaan hubungan pelanggan” adalah solusi untuk mengembangkan usaha dengan memperkuat hubungan antara konsumen dengan perusahaan.

Dengan adanya CRM, perusahaan akan terbantu dengan cara terkumpulnya informasi yang dibutuhkan. Hal ini menguntungkan bagi perusahaan karena dengan adanya CRM, karakteristik dari pelanggan dapat diketahui.

Komponen CRM


1. Customer (pelanggan)

Pelanggan merupakan orang-orang yang memakai jasa, atau membeli barang dari suatu perusahaan. Mereka yang terlibat dalam proses melihat hingga melakukan transaksi.

2. Relationship (ikatan hubungan)

Ikatan hubungan antara konsumen dengan perusahaan. Konsep CRM satu ini menunjukkan bahwa harus ada komunikasi 2 arah. Bukan komunikasi dari perusahaan yang melakukan penawaran saja. Namun pelanggan juga berkomunikasi dengan bisnis perusahaan.

3. Management (manajemen)

Manajemen dalam hal ini adalah bagaimana perusahaan mengatur hubungannya dengan pelanggan. Tujuannya agar perkembangan perusahaan dapat berlangsung dengan baik untuk waktu yang lama.

Manfaat CRM


1. Memperkuat hubungan perusahaan dengan pelanggan

Konsep CRM bertujuan untuk mempererat hubungan antara pelanggan dengan perusahaan. Dari segi perusahaan akan mendapatkan keuntungan, dan daari segi pelanggan akan mendaptkan kepuasan karena kebutuhan mereka telah terpenuhi.

2. Brand royalty kepada pelanggan

Dengan interaksi yang terjalin, secara tidak sadar pelanggan akan digiring untuk menjalin komunikasi yang bertahan lama. 

Dari yang sebelumnya pelaanggan berfikir bahwa perusahaan mengenali mereka dengan baik. Hingga muncul kesetiaan dari pelanggan terhadap perusahaan.

3. Proses kerja efisien

Proses CRM yang dilakukan atau terlaksana dengan baik. Akan membantu divisi lain agar pekerjaan dapat dilaksanakan dengan mudah. Meningkatkan efisiensi proses operasional dari pekerjaan.

4. Meningkatkan pendapatan

CRM membantu proses marketing dan designing. Modal yang dikeluarkan tidak terlalu banyak, dengan begitu keuntungan akan lebih banyak diterima dan meningkatkan pendapatan perusahaan. 


Contoh CRM


1. CRM pada Aplikasi

Dalam CRM aplikasi, terdapat fitur komen dan rating yang dapat diisi oleh pelanggan. Dengan begitu perusahaan akan mengetahui bagaimana kepuasan layanan, saran, maupun kritikan dari pelanggan.

2. CRM pada Website

Salah satu contoh CRM dari website adalah adanya pengisian form yang nantinya diisi oleh pelanggan. Dimana berisi tentang pertanyaan mengenai bantuan atau layanan yang diberikan kepada para pelanggan. 

Hasil dari form nanti akan dikumpulkan dalam database dan akan menjadi feedback untuk perusahaan.

3. CRM pada Email

Email berlangganan biasanya berisi mengenai promo yang akan menarik atensi dari pelanggan. dengan begitu pelanggan akan mengetahu informasi yang ada dengan praktis.

Aplikasi CRM terbaik


Ada banyak aplikasi CRM diluar sana, namun tak semua sesuai pada model bisnis kalian. Berikut ini beberapa aplikasi CRM terbaik:

1. Zoho
2. Salesforce
3. Microsoft Dynamics
4. SAP CRM
5. Oracle CRM
6. Sugar CRM
7. HubSpot
8. PipeDrive
9. Freshsales


Penerapan CRM terhadap pelanggan


1. Acquiring (menarik pelanggan)

Langkah yang pertama yaitu menarik pelanggan. Karena pelanggan merupakan aspek penting bagi keberlangsungan perusahaan kalian dalam jangka waktu yang lama. Maka dari itu reputasi perusahaan harus bagus di mata pelanggan.

2. Enhacing (menambah nilai pelanggan)

Perusahaan akan berhubungan dengan metode cross selling dan up selling. Cross selling adalah metode menawarkan produk komplementer dari produk yang utama. 

Sedangkan up selling adalah metode yang bertujuan untuk menaikkan keuntungan dengan menawarkan produk sejenis dengan nilai produk yang lebih tinggi. Dengan begitu nilai pelanggan dari perusahaan kalian akan bertambah.

3. Retaining (mempertahankan pelanggan)

Langkah yang terakhir adalah mempertahankan pelanggan. Mempertahankan serta memperhatikan pelanggan lama dan tidak melupakan pelanggan baru juga merupakan hal yang penting. Kalian dapat melakukan cara ini dengan mendengarkan feedback dari pelanggan.

Itulah penjelasan dari artikel mengenai apa itu CRM dan contohnya. Semoga bermanfaat, silakan share jika menarik dan tinggalkan komentar jika ada kritik maupun saran. Sekian, terima kasih.

Mohammad Rizal Abdan Kamaludin Seorang gamer yang mau pensi karena sadar akan penting nya membaca dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Mengenal Apa itu CRM dan Contohnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel