-->

Apa yang Dimaksud Bisnis Startup? Pengertian, Sejarah dan Contohnya

Apa yang Dimaksud Bisnis Startup

Apa yang Dimaksud Bisnis Startup


Istilah startup mungkin sudah sering kalian dengar sehari-hari. Baik itu dari teman, dosen, berita di televisi, YouTube, dan berbagai media sosial lainnya. Perkembangan teknologi menjadi salah satu faktor munculnya bisnis startup ini. 

Untuk memulai sebuah bisnis startup tidaklah mudah, namun dapat dilakukan oleh siapa saja asalkan memiliki minat dan ketekunan. 

Hal ini bertujuan agar startup yang didirikan dapat bersaing dan memberikan dampak bagi masyarakat luas. 

Apakah kalian sudah mengetahui apa yang dimaksud bisnis startup? 

Mari simak artikel berikut yang akan menjelaskan mengenai pengertian, sejarah, contoh, dan mengapa disebut sebagai bisnis startup.

Pengertian Bisnis Startup

Asal nama startup sendiri berasal dari bahasa Inggris yang berarti memulai. Dalam pengertiannya sekarang, startup adalah bisnis yang baru saja atau sedang dirintis.

Seperti yang telah disebutkan awal tadi, perkembangan teknologi menjadi salah satu faktor maraknya bisnis startup. 

Karena sebutan startup sekarang banyak diketahui orang untuk menyebut usaha yang dijalankan dengan menggunakan platform digital seperti website atau aplikasi.

Startup juga bisa diartikan sebagai bisnis yang baru saja dibentuk dan masih berkembang supaya dapat menemukan target pasar. 

Anggap startup sebagai fase remaja dimana fase ini digunakan untuk berkembang dan belajar untuk menjadi dewasa. Fase dewasa inilah nantinya startup disebut sebagai perusahaan yang sesungguhnya.

Sejarah Startup

Sejarah bermula dengan banyaknya bisnis yang muncul dan menjadikan internet sebagai penggerak utama mereka.

Pada sekitar tahun 1998-2000 di Amerika Serikat gelembung dot-com terjadi, dimana banyaknya bisnis berbasis internet yang diminati oleh investor.

Banyak perusahaan yang menggunakan nama dengan awalan e atau akhiran dot-com untuk menunjukkan sisi startup dari sebuah perusahaan.

Startup pada saat itu lebih berfokus dalam pengenalannya kepada banyak orang daripada berusaha untuk menjual jasa atau produk mereka. Dengan menggunakan iklan, promo, layanan gratis yang diharapkan nantinya dapat lebih dikenal orang. 

Yang pada akhirnya mereka kesulitan dalam mengatur keuangan, tidak ada keuntungan, dan akhirnya menutup usaha. Banyaknya startup yang bangkrut dan tingginya persaingan disebut dengan istilah pecahnya gelembung dot-com.

Namun semakin berkembangnya zaman, startup sudah mulai membaik di Amerika Serikat dan pada akhirnya sampai di Indonesia.

Pertumbuhan startup digital di Indonesia dipengaruhi juga dengan banyaknya pengguna internet. Startup ada dalam setiap aspek industri seperti transportasi, makanan, game, keuangan, pendidikan, kesehatan, media, dan masih banyak lagi.

Indonesia bahkan sudah memiliki startup yang sudah memasuki fase decacorn dan unicorn. Hal ini membantu perekonomian Indonesia juga.

Untuk mengetahui apa itu decacorn dan unicorn kalian bisa membaca artikel saya yang berjudul: Perusahaan Unicorn adalah? Definisi, Contoh, Bedanya dengan Decacorn dan Hetocorn

Mengapa Disebut Startup

Inilah alasan mengapa disebut startup dan yang membedakannya dengan yang bukan termasuk.

1. Inovatif dan Disruptif

Yang dimaksud inovatif dan disruptif adalah adanya pembaruan dan kreasi yang baru. Dalam bisnis startup hal ini harus menjadi faktor terpenting karena orang-orang akan menyukai bisnis kalian jika mereka merasa masalah dan kebutuhan mereka terpenuhi dan itu dapat berupa apa saja. 

Misalnya adalah salah satu startup transportasi di Indonesia Go-jek yang menyelesaikan solusi untuk orang-orang yang kesulitan untuk bepergian dan kesulitan mendapat tumpangan. 

Gojek akhirnya memberi solusi untuk permasalahan mereka dan kreasi yang baru dengan fitur yang dapat diakses melalui smartphone setiap orang.

2. Mempunyai Website atau Aplikasi Mobile

Dengan bantuan website ataupun aplikasi mobile, bisnis anda akan semakin mudah dikenal dan diakses orang-orang.

Karena pada dasarnya bisnis startup sekarang menggunakan teknologi untuk mengembangakan bisnis yang dijalankan. 

Website atau aplikasi tersebut dapat digunakan untuk branding, promosi, edukasi, dan tentunya menjual layanan atau sebuah produk.

3. Memiliki Investor

Investor memiliki peranan yang penting bagi sebuah startup. Investor akan memberikan modal awal, modal untuk pengembangan dan juga modal ekspansi.

Tentunya investor juga harus diuntungkan. Ada beberapa tipe investasi startup seperti saham kepemilikan, bagi hasil, dan pengembalian dana sesuai dengan yang diinvestasikan.

Tentu saja startup memiliki kemungkinan untuk rugi. Oleh karena itu seorang investor memilih startup yang memiliki peluang berkembang yang baik. Keuntungan akan didapat juga oleh investor jika bisnis startup yang dijalankan berhasil dengan baik.

4. Melakukan Inkubator dan Akselerator

Inkubator merupakan salah satu program yang bertujuan untuk membantu startup dalam permulaannya. Biasanya program tersebut seperti mentoring, pelatihan, dan juga pendanaan.

Sedangkan akselerator adalah mempercepat perkembangan dari startup. Startup yang telah mengikuti akselerator biasanya memiliki ide yang sudah baik dan terencana untuk siap dijalankan.    

5. Fleksibilitas yang Tinggi

Persaingan dari perkembangan startup tidak hanya berada inovasi awal melainkan harus dijalankan agar dapat bersaing dengan kompetitor secara berkelanjutan.

Startup bersifat dinamis karena selalu memberikan inovasi dan selalu berkembang. Inilah yang menunjukkan bahwa startup memiliki fleksibilitas yang tinggi.

Hal ini juga yang membedakan startup dengan berbagai perusahaan mainstream atau non-digital yang sulit untuk beradaptasi dengan perubahan.

Contoh Bisnis Startup

Ada banyak contoh startup yang ada seperti Amazon, Alibaba, Airbnb, Facebook (Meta), Grab, beberapa yang berasal dari Indonesia misalnya seperti Go-jek, Traveloka, Tokopedia, Ovo, Shopee, Bibit, Ruangguru, dan masih banyak lagi. Dengan berbagai jenis yang berbeda.

Kalian bisa membaca artikel saya mengenai jenis startup yang ada di Indonesia: 7 Jenis Startup di Indonesia yang Berkembang Pesat

Itulah penjelasa menganai apa yang dimaksud dengan bisnis startup, serta penejelasan mengenai sejarah, alasan mengapa disebut bisnis startup dan juga contohnya.

Semoga bermanfaat, silakan bagikan jika menarik dan berikan kritik ataupun saran di kolom komentar jika ada yang ingin didiskusikan. Sekian, terima kasih.


Mohammad Rizal Abdan Kamaludin Seorang gamer yang mau pensi karena sadar akan penting nya membaca dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Apa yang Dimaksud Bisnis Startup? Pengertian, Sejarah dan Contohnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel