-->

6 Tingkatan Perusahaan Startup

Tingkatan Perusahaan Startup

Tingkatan Perusahaan Startup


Istilah Startup ini pasti sudah sering kalian dengar bukan? Startup adalah sebuah perusahaan rintisan atau yang baru saja dibangun, namun istilah ini sekarang lebih merujuk kepada teknologi. 

Lebih lengkapnya bisa kalian baca disini:  Apa yang Dimaksud Bisnis Startup? Pengertian, Sejarah dan Contohnya.

Bagaimana dengan istilah Unicorn atau bahkan Decacorn? Apakah kalian sudah pernah mendengarnya? GoTo (Gojek-Tokopedia) merupakan salah satu startup asal Indonesia yang mencapai tingkatan Decacorn. 

Ada juga seperti Kopi Kenangan yang baru saja mencapai level Unicorn. Sebenarnya ada apa saja sih tingkatan perusahaan startup ini? 

Nah, mari simak artikel berikut ini mengenai 6 Tingkatan Startup yang harus kalian ketahui:

1. Cockroach

Startup adalah perusahaan yang baru dirintis, fase awal inilah tingkatan Cockroach (Kecoa) karena nilai valuasi yang masih kecil.

Cockroach adalah tingkat pertama, startup tingkat cockroach merupakan perusahaan yang masih berumur sedikit. Umumnya perusahaan yang telah dirintis berumur kurang dari 5 tahun.

Tingkatan ini cukup krusial karena suatu perusahaan yang baru dirintis pasti memiliki risiko yang tinggi untuk mengalami kerugian. 

Jika tidak mampu bertahan dalam fase cockroach ini maka startup akan bangkrut.

2. Ponies

Jika mampu bertahan dalam tingkatan Cockroach, perusahaan selanjutnya akan memasuki tingkatan ponies. Ponies dalam bahasa Indonesia berarti Kuda Poni.

Nilai valuasi untuk perusahaan yang telah mencapai tingkatan perusahaan startup Ponies adalah sebesar US$ 10 juta atau sekitar 140 Miliar Rupiah.

Perusahaan dapat disebut dalam tingkatan ponies karena nilai valuasi yang semakin bertambah dan banyaknya investor yang semakin tertarik untuk menanamkan modal kepada startup tersebut.

Startup tingkat ponies merupakan perusahaan yang sudah dikenal oleh masyarakat dan akan terus memberikan update fitur tambahan secara berkala.

3. Centaurs

Tingkatan selanjutnya adalah Centaurs. Centaurs merupakan nama makhluk mitologi dari Yunani. 

Perusahaan yang mampu mencapai nilai valuasi sebesar US$ 100 juta dapat dikatakan masuk tingkatan Centaurs.

Saat nilai valuasinya tela mencapai US$ 100 juta, banyak investor yang mulai berdatangan untuk menanamkan modal.

Dengan modal tambahan tersebut, perusahaan tersebut akan semakin bertambah nilai valuasinya dan nantinya akan berada di tingkatan selanjutnya.

Beberapa contoh startup yang berada di tingkatan ini seperti DANA, Halodoc, Warungpintar, Blibli, IDNTimes, dan masih banyak lagi.

4. Unicorn

Tingkatan selanjutnya adalah Unicorn. Istilah ini semakin dikenal oleh publik ketika pernah disebut waktu debat pilpres. Unicorn adalah kelanjutan dari tingkatan Ponies.

Unicorn adalah perusahaan yang memiliki nilai valuasi mencapai US$ 1 Miliar atau sekitar 14 Triliun Rupiah.

Istilah Unicorn ini pertama kali dikenalkan oleh pemodal asal Amerika Serikat yaitu Aileen Lee, yang mengatakan mustahil untuk sebuah startup yang berdiri pada tahun 2013 berhasil mendapat nilai valuasi sebesar US$ 100 Miliar.

Unicorn semakin dikenal oleh dunia dan termasuk pula Indonesia. Di Indonesia sendiri ada beberapa startup yang telah mencapai tingkatan Unicorn, seperti Traveloka, BukaLapak, J&T Express, OVO, Kopi Kenangan dan masih banyak lagi.

5. Decacorn

Tidak hanya sampai Unicorn saja, jika nilai valuasi semakin meningkat maka perusahaan tersebut akan memasuki tingkatan selanjutnya yaitu Decacorn.

Istilah ini pertama kali muncul di salah satu artikel yang dimuat di Bloomberg pada tahun 2015. Aileen Lee, Pemodal asal Amerika Serikat mengungkapkan ada beberapa Unicorn dari tahun 2013 yang naik menjadi Decacorn di tahun 2015.

Perusahaan bisa disebut sebagai Decacorn jika memiliki nilai valuasi sebesar US$ 10 Miliar. Tentunya membutuhkan dana yang fantastis untuk dapat mencapai tingkatan ini.

Perusahaan dari luar negeri yang telah mencapai tingkatan ini misalnya adalah Grab, Xiaomi, SpaceX, Toutiao (Bytedance), dan masih banyak lagi.

Di Indonesia sendiri Gojek Tokopedia telah mencapai tingkatan Decacorn dengan nilai valuasi yang mencapai US$ 10 Miliar.

6. Hectocorn

Tingkatan selanjutnya adalah tingkatan yang paling tinggi yaitu Hectocorn. Nilai valuasi dari sebuah perusahaan harus mencapai US$ 100 Miliar atau sekitar 1400 Triliun Rupiah.

Hanya ada perusahaan berbasis teknologi yang masuk tingkatan ini karena nilai valuasinya yang begitu tinggi. 

Dengan nilai valuasi sebesar itu, perusahaan sudah dipastikan dalam skala multinasional atau berada dalam level dunia.

Contoh perusahaan yang telah mencapai tingkatan ini adalah Google, Facebook (META), Microsoft.

Nah itulah 6 tingkatan perusahaan startup yang menarik untuk diketahui. Apakah kalian tertarik untuk mengembangkan startup? Semangat dan jangan ragu, semoga impian kalian dapat terwujud.

Semoga artikel ini bermanfaat, silakan bagikan jika menarik dan berikan kritik ataupun saran jika ada.

Sekian, terima kasih.


Mohammad Rizal Abdan Kamaludin Seorang gamer yang mau pensi karena sadar akan penting nya membaca dan menulis.

6 Komentar untuk "6 Tingkatan Perusahaan Startup"

  1. Ternyata semua tahapan ada istilahnya ya. Selama ini cuma tahu unicorn sama decacorn hehe

    BalasHapus
  2. Sebenarnya aku bingung sih dengan istilah start up. Kalau diterjemahkan istilahnya artinya perusahaan rintisan yang baru dibangun. Tapi, google masuk start up? Kalau dari usianya google, apple, dkk usianya atau masa berdirinya bukan lagi start up. 🤔

    BalasHapus
  3. Ternyata unicorn masih belum tertinggi hihi kirain unicorn dah sekelas warren buffeet gitu kak.

    BalasHapus
  4. Nah saya jadi tau ternyata dekakorn bukan level yg paling tinggi ya. Masih ada level di atasnya lagi

    BalasHapus
  5. Dulu taunya cuma unicorn aja, ternyata istilah yang berhubungan dengan tingkatan perusahaan startup ini banyak juga ternyata, ya. Terima kasih bang untuk informasinya

    BalasHapus
  6. Wiih saya baru tahu adalah tingkatan sebelum Unicorn. yang saya tahu dulu startup, terus berkembang, lalu jadi unicorn.

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel