-->

Perbedaan Content Writer dan Copywriter

Inilah Perbedaan Content Writer dan Copywriter

Perbedaan Content Writer dan Copywriter


Apakah kalian masih bingung dengan kedua profesi ini? Content Writer dan Copywriter merupakan pekerjaan yang banyak dicari saat ini oleh berbagai perusahaan. 

Namun masih banyak juga yang bingung akan perbedaan dari kedua profesi tersebut. 

Pada beberapa artikel sebelumnya juga sudah ada penjelasan dari Content writer dan juga mengenai teknik Copywriting, kalian bisa cek artikel tersebut. 

Baca juga:

Yuk Kenali Apa itu Content Writer!

Apa yang Dimaksud Dengan Copywriting? Berikut Penjelasannya

Sebenarnya kedua pekerjaan ini memang sama-sama menulis, namun dari namanya saja sudah berbeda tentu pengertian dan tugas dari kedua profesi ini juga berbeda. 

Nah, mari simak artikel berikut ini yang akan membahas perbedaan dari Content writer dan Copywriter.

Pengertian

Apa itu Content Writer dan Copywriter?

Content Writer adalah seseorang yang bertugas menulis sebuah konten di website untuk sebuah perusahaan atau dari klien.

Tulisan yang ditulis oleh seorang content writer biasanya panjang. Seorang content writer juga harus menguasai SEO dan mampu melakukan riset kata kunci dengan baik.

Hal ini bertujuan untuk menaikkan posisi website dari perusahaan di mesin pencarian google agar dapat diketahui oleh orang banyak. 

Sedangkan Copywriter adalah seorang yang bertugas menulis untuk kebutuhan komersil. 

Tulisan dari seorang copywriter lebih memiliki tujuan untuk mengajak, lebih tepatnya menggunakan kalimat persuasif. Slogan dari perusahaan juga biasanya seorang Copywriter lah yang menulis.

Tulisan dari seorang copywriter bisa digunakan untuk menjual produk barang maupun jasa. Dan bisa juga untuk kebutuhan branding.

Tulisan yang dihasilkan biasanya muncul dalam media sosial, website perusahaan, iklan di TV. Tulisan yang dibuat juga terbilang pendek dan tidak bertele-tele.

Perbedaan Content Writer dan Copywriter

Selanjutnya untuk lebih jelasnya mengenai perbedaan dari Content writer dan Copywriter adalah sebagai berikut:

1. Tujuan

Yang pertama adalah mengenai tujuan dari kedua profesi ini. Content writer memiliki tugas untuk menulis sebuah tulisan berupa artikel yang nantinya akan di upload pada blog website ataupun media sosial. 

Tulisan dari Content writer berisi mengenai informasi yang menjelaskan dengan baik tentang tema atau topik yang diberikan oleh perusahaan atau klien.

Sedangkan tujuan dari Copywriter adalah menulis untuk kebutuhan komersil yang diharapkan dapat menarik audiens atau customer agar membeli barang atau menggunakan jasa dari perusahaan.

2. Panjang tulisan

Yang selanjutnya adalah panjang dari tulisan yang dibuat. Tulisan dari seorang Content Writer di website biasanya memiliki panjang rata-rata 500-2000 kata tergantung kebutuhan dan syarat dari perusahaan.

Karena space dari blog cukup luas, sehingga Content writer diharapkan dapat menulis penjelasan selengkap mungkin.

Sedangkan tulisan yang dibuat oleh Copywriter biasanya memiliki jumlah kata yang sedikit. Karena memang kebutuhannya untuk dilihat dan mudah diingat oleh orang lain dalam waktu yang singkat.

Dan juga bisanya tulisan tersebut ditulis pada ruang yang sempit seperti postingan media sosial, jadi butuh kemampuan yang baik dalam mengatur kata. 

3. Jenis tulisan yang dihasilkan

Seorang Content writer biasanya menulis dengan bentuk artikel yang bersifat informatif pada sebuah blog website, e-book, dsb. 

Sedangkan seorang Copywriter bertugas untuk membuat headline, slogan, dan tagline. Tulisan-tulisan tersebut ditulis pada media sosial,baliho, iklan TV, email marketing, dsb.

4. Gaya penulisan

Tulisan dari seorang Content writer haruslah dapat dimengerti dengan baik. Isi artikel harus bersifat informatif dan deskriptif.

Tulisan juga tidak boleh sembarangan, harus dilakukan riset dan mengerti dasar-dasar kepenulisan serta SEO.

Sedangkan untuk gaya penulisan dari seorang Copywriter biasanya bersifat persuasif yang bersifat mengajak. 

Tulisan haruslah memberi dampak bagi orang lain agar tergugah untuk membeli barang atau jasa yang ditawarkan.

5. Fokus dari optimasi

Optimasi yang dilakukan oleh Content writer adalah SEO. Karena tulisan yang ditulis memiliki jumlah kata yang panjang. 

Kemampuan SEO dan riset yang baik akan menjadi skill yang harus dimiliki seorang Content writer untuk melakukan optimasi.

Sedangkan untuk tulisan dari Copywriter karena yang dihasilkan tidak terlalu panjang maka cukup sulit untuk menerapkan SEO.

Di media sosial biasanya akan dibantu dengan penggunaan hashtag. Maka optimasi yang diperlukan adalah pemilihan kata serta kalimat yang dapat menggugah banyak orang. 

Agar orang-orang tersebut dapat memahami secara singkat dan melakukan tindakan pada tulisan yang telah ditulis.

Nah, itulah beberapa perbedaan Content Writer dan Copywriter. Semoga bermanfaat, silakan bagikan jika menarik dan berikan komentar jika ada kritik ataupun saran.

Sekian, terima kasih.


Mohammad Rizal Abdan Kamaludin Seorang gamer yang mau pensi karena sadar akan penting nya membaca dan menulis.

Belum ada Komentar untuk "Perbedaan Content Writer dan Copywriter"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel