-->

Mengapa Saya Menulis

Rasa Syukur

Tulisan berikut ini adalah sebuah tulisan khusus yang ingin kutulis secara pribadi untuk memperingati tanggal tulisan ini akan di upload, yaitu 1 Juli. Karena bertepatan dengan hari lahir si penulis dan memang disengaja ditulis untuk memperingatinya.

Bukan sebuah artikel yang berisi informasi seputar dunia teknologi, bukan pula artikel opini seperti dua artikel sebelum ini. Hanya ingin mengungkapkan rasa syukur karena dapat diberikan kekuatan untuk tetap menulis. 

Saya bersyukur kepada Allah SWT, yang telah memberikan jalan dan kekuatan untuk saya dalam melalui setiap kegiatan yang saya lakukan selama ini. Juga berterima kasih kepada teman-teman yang selalu mendukung tulisan saya. 

Serta doa orang tua yang selalu membuat langkah saya menjadi semakin mudah dan membuat saya semakin lancar dalam menjalani kegiatan sebagai seorang penulis ini. Saya tidak pernah memiliki keinginan untuk menjadi seorang penulis saat masih kecil.

Namun jika memang ini jalan yang harus saya tempuh, saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjalaninya agar mendapat hasil yang sesuai. Memang begitu banyak lika-liku serta kesibukan yang harus dihadapi. Namun tidak akan ada pemandangan negeri diatas awan sebelum melewati jalan pegunungan yang terjal.

Saya tidak pernah mengira akan magang menjadi seorang penulis di sebuah platform. Pada akhirnya saya mencoba dan memberanikan diri untuk menjadi seorang penulis. 

Perjalanan menulis

Setelah menulis di blog pribadi, lanjut perjalanan ini menjadi penulis konten Instagram di salah satu akun media sosial Instagram yang bergerak di bidang game. Meski tidak mendapat upah yang sesuai, saya tetap bersyukur karena dapat mendapat penghasilan sendiri, setelah saya jalani, saya semakin merasa menulis merupakan jalan yang harus saya tempuh.

Setelah itu magang menjadi penulis artikel di kapito.id selama 2 bulan juga merupakan pengalaman yang menyenangkan dan sangat bermanfaat. Meski tidak dibayar, saya mendapat kaos, buku, dan sertifikat merupakan hal yang membuat saya sangat bersyukur. Pengalaman akan lebih berharga untuk saat ini.

Dan sebelum usia ini mencapai angka 20, Alhamdulillah diterima menjadi staff di manusiaasa.id sebagai seorang content writer. Dan juga tepat pada tanggal 1 Juli 2022 ini, rapat pengenalan tim ASA diadakan. Tulisan ini ditulis tepat setelah rapat tersebut usai.

IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah)

Semua perjalan ini tidak akan dapat saya lalui juga tanpa adanya organisasi yang saya ikuti yaitu IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) di Kampus UIN Sunan Ampel Surabaya. Masuk bidang RPK (Riset Pengembangan Keilmuan) yang juga memiliki kegiatan yang berkecimpung dalam dunia kepenulisan.

Bertambahnya relasi, ilmu, pengalaman yang serba baru. Sungguh sebuah nikmat yang harus saya syukuri. Berlatih bagaimana mengemban amanat dan tanggung jawab. Dan pada akhirnya nanti saya akan diajukan sebagai ketua salah satu komisariat yaitu komisariat fakultas saya sendiri Sains dan Teknologi.

Kurasa menulis membawa diri ini sampai sebuah pencapaian yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Terima kasih untuk semua, untuk rasa sakit yang saya jadikan motivasi, terima kasih untuk diri sendiri karena mampu bertahan selama ini. 

Sungguh perjalanan yang harus saya abadikan dalam sebuah buku, namun mungkin bukan dalam waktu dekat ini. Rasa sakit memanglah hal yang menyebalkan, namun jika rasa sakit itu dijadikan motivasi, sebuah perjalanan baru yang tak pernah kalian duga, akan tersaji dengan menyenangkan dan penuh rasa syukur.

Tulisan ini tidak akan terlalu panjang, karena juga tidak ditujukan untuk menjadi artikel page one google. Terima kasih telah membaca sampai akhir. Meski tentunya perlu terus belajar dan belajar. Semoga tulisan saya bermanfaat bagi kalian semua para pembaca. 


Mohammad Rizal Abdan Kamaludin Seorang gamer yang mau pensi karena sadar akan penting nya membaca dan menulis.

Belum ada Komentar untuk " Mengapa Saya Menulis"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel